Seminar PKM

7 november 2015 di Aula BAU pukul 07.00-selesai

Struktur HMJ MATRIKS 15/16

Klik untuk View All

Ujian Tengah Semester

Good Luck. Semangat :)

KAJUR CUP 2015

Find Your Talent with Mathematics

Jumat, 03 Mei 2019


2019 Bukan Pesta ‘Democrazy’ Bagi Generasi Millenial Islami
(Oleh : Rizky Yahya/Matkom VI B)


Tidak terasa lima tahun sudah berlalu. Ungkapan itu yang mungkin muncul dari benak diri kita setelah merasakan suasana pemilu 2014 yang penuh dengan kontroversi. Pemilu yang bertujuan untuk memilih satu pemimpin untuk memimpin negeri berubah menjadi perpecahan antara dua kubu yang mendukung masing-masing paslon. Meskipun sudah 4 tahun lebih sejak Presiden Joko Widodo di lantik hingga sekarang masih tidak ada tanda-tanda kedatangan persatuan untuk saling menghargai satu sama lain. Lantas, bagaimana peran kita sebagai generasi pemuda muslim yang belum ikut serta dalam pemilu 2014 dalam menghadapai pesta demokrasi lima tahunan ini? Akankah kita mengikuti orang-orang terdahulu yang mendukung dengan cara yang salah sehingga menambah perpecahan? Mampukah kita merubah tradisi ini sehingga tidak perlu ada perpecahan lagi di masa yang akan datang?
Indonesia memiliki asas LUBER JURDIL dalam pemilu dan pileg yang diadakan. LUBER JURDIL merupakan singkatan dari Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil. Sebenarnya, jika kita semua menerapkan asas rahasia dan saling menghargai, maka tidak akan ada perpecahan yang terjadi di setiap pemilu karena pilihan ada dalam hati setiap individu yang tidak perlu dipublikasikan sehingga tidak memicu perdebatan karena perbedaan pilihan. Mengutarakan pilihan sebenarnya sah sah saja selama dengan cara yang baik, santun, dan rendah hati. Namun, kenyataannya tidak sedikit para pendukung saat ini hanya bisa mencela dan memfitnah paslon lawan. Hal ini sangat bertentangan dengan ajaran islam karena menghina dan memfitnah itu dilarang oleh Allah SWT.
Perpecahan merupakan hal yang dibenci oleh Allah SWT khususnya bagi umat islam. Allah berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 103 yang artinya : “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali [agama] Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu [masa Jahiliyah] bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”
Ayat diatas seharusnya cukup untu menjadi alasan bahwa kita Bangsa Indonesia dengan mayoritas umat islam tidak perlu mengorbankan persatuan dan kesatuan bangsa tercinta ini. Persatuan bangsa ini terlalu mahal apabila terpecah hanya karena masalah perbedaan pilihan politik. Peran remaja muslim saat ini sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan polemik yang mengancam persatuan bangsa ini. Langkah kecil yang harus dilakukan oleh remaja muslim saat ini adalah dengan berprasangka baik terhadap kedua pasangan calon bahwa mereka sedang berjuang untuk memperbaiki negara ini sehingga kita hanya perlu mendukung mana yang lebih baik dengan tidak mencela pasangah calon yang lain.
Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS. Hujurat ayat 11-12 yang artinya : “Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain [karena] boleh jadi mereka [yang diolok-olok] lebih baik dari mereka [yang mengolok-olok] dan jangan pula wanita-wanita [mengolok-olok] wanita-wanita lain [karena] boleh jadi wanita-wanita [yang diperolok-olokkan] lebih baik dari wanita [yang mengolok-olok] dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri [1] dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah [panggilan] yang buruk sesudah iman [2] dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (11) Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (12)”.
Sesuatu yang dapat kita pelajari dari ayat diatas adalah berprasangka baik dan tidak mencela orang lain karena yang kita pilih belum tentu lebih baik dan yang kita cela belum tentu lebih buruk. Rencana terbaik adalah rencana Allah SWT sehingga siapapun yang kita dukung, kita tidak akan pernah merasa sombong dan tetap rendah hati serta yakin siapapun yang terpilih adalah yang terbaik menurut bangsa ini.
Islam berasal dari kata ‘salaam’ yang artinya damai. Al-Qur’an merupakan pedoman yang dipakai oleh umat islam dalam menjalankan kehidupan di dunia, maka Al-Qur’an pasti mengajarkan tentang perdamaian sehingga tidak seharusnya ayat Al-Qur’an dimanfaatkan untuk menebar kebencian. Jika esensi Al-Qur’an diterapkan dengan sebenar-benarnya, maka bangsa ini tidak akan mudah terpecah belah dan pemilu akan terlaksana dengan damai. Peran pemuda muslim diharapkan mampu mengembalikan esensi Al-Qur’an agar terciptanya pesta demokrasi yang damai bukan pesta ‘democrazy’ yang rusuh.



Dekati Rasulllah Dengan Sunnahnya
(Serly Novia Fitri -Matematika 5B)

Agama islam adalah agama yang “Rahman lil’ alamin”. Seperti yang sudah jelas pada kalam Allah pada QS.Al-Anbiya ayat 107, tersebut jelas bahwa islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua alam semesta beserta isinya. Islam juga mengatur yang baik dan buruk bagi umat manusia serta kewajiban dan larangan bagi yang mempercayainya. Sholat,zakat, puasa, saling membantu antar umat merupakan beberapa contoh dari suatu kewajiban.
Melakukan suatu kewajiban bagi umat muslim merupakan suatu kepastian yang harus kita lakukan karena sudah seruang dari sang pencipta. Dalam menjalankan amalan kewajiban kita sering merasa berat atau bahkan sering lalai dalam menjalankannya. Pertanyaannya dengan amalan kewajiban saja kita sudah lalai menjalankan bagaimana dengan amalan Sunnah Rasulullah SAW. Amalan sunnah Rasulullah merupakan semua amalan atau sesuatu yang dilakukan oleh rasulullah berupa kebiasaan yang baik dan kita bisa teladani bersama.
Berdasarkan beberapa survei maupun yang sering terjadi di sekitar kita, puasa senin-kamis merupakan amalan sunnah rasulullah yang sering di lakukan oleh kita dan orang-orang islam yang lainnya. Padahal sunnah rasul ada banyak bentuknya, namun yang familiar hanya satu sampai dua saja. Bagaimana kita ingin dicintai dan dekat dengan Rasulullah SAW jika kita tidak sepenuhnya mengenal Nabi Muhammad SAW sendiri. Nabi Muhammad adalah manusia dengan kesederhanaannya, oleh karena itu hal-hal kecil yang baik dan menjadi sunnahnya yang biasa kita abaikan atau bahkan kita tidak mengetahuinya. Beberapa contoh amalan sunnah yang terlihat kecil namun sering terlupa oleh kita yaitu :
1.       Mendahulukan kaki kanan saat memakai sandal dan kaki kiri saat melepasnya.
Hal kecil yang dilakukan oleh Rasulullah yang bernilai pahala jika kita melakukan yaitu mendahulukan kaki kanan saat memakai sandal dan melepas dengan kaki kiri, seperti yang telah diriwayatkan dari Abu Hurairah R.A bahwa Rasulullah SAW bersabda. ”Jika kalian memakai sandal maka dahulukan kaki kanan dan jika melepasnya, maka dahulukanlah kaki kiri. Jika memakainya maka hendaklah memakai keduanya atau tidak memakai keduanya sama sekali (HR.Al-Bukhari dan Muslim).
2.      Menjaga dan Memelihara Wudhu
Amalan ini sering kita lupakan dalam aktivitas sehari-hari, meski sudah dibuktikan bahwa air wudhu sangat baik untuk kesehatan menurut penelitian. Sebagaimana hadist yang berbunyi, “Istiqamahlah (konsistenlah) kalian semua (dalam menjalankan perintah Allah) dan kalian tidak akan pernah dapat menghitung pahala yang akan Allah berikan. Ketahuilah bahwa sebaik-baik perbuatan adalah sholat dan tidak ada yang selalu memelihara air wudhu kecuali orang mukmin (HR.Ahmad dan Ibnu Majah)”.
3.      Berwudhu Sebelum Tidur Dan Tidur Dengan Posisi Miring Ke Kanan
Islam merupakan agama yang mengatur segala tindak perbuatan kita dari bangun tidur sampai tidur kembali, untuk kebaikan umatnya. Seperti yang dilakukan Rasulullah dalam tidurnya sesuai hadist yang diriwayatkan Al-Bukhori dan Muslim, “Jika kamu hendak tidur, maka berwudhulah seperti hendak shalat, kemudian tidurlah dengan posisi miring ke kanan dan bacalah ‘Ya Allah, aku pasrahkan jiwa ragaku kepada-Mu, aku serahkan semua urusanku kepada-Mu, aku ,lindungkan punggungku kepada-Mu, karena cinta sekaligus takut kepada-Mu, tiada tempat berlindung mencari keselamatan dari (murka)-Mu kecuali kepada-Mu, aku beriman dengan kitab yang Engkau turunkan dan dengan nabi yang Engkau utus’. Jika engkau meninggal, maka engkau meninggal dalam keadaan fitrah. Dan usahakanlah doa ini sebagai akhir perkataanmu”.
4.      Mengucapkan salam kepada semua orang islam termasuk anak kecil
Mengucapkan salam merupakan suatu hal yang terlihat mudah dilakukan namun pada realitanya masih jarang dilakukan. Dari Abdullah Bin Amru RA. Ia menceritakan, “seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW, ‘Apa ciri keislaman seseorang yang paling baik?’. Rasulullah SAW menjawab,’ kamu memberikan makanan (kepada orang yang membutuhkan) dan mengucapkan salam kepada orang yang kam kenal dan orang yang tidak kamu kenal (HR.Al-Bukhori dan Muslim).

Beberapa diatas adalah sebagian kecil dari banyak sunnah Rasulullah yang sering kita lupakan atau bahkan tidak mengetahuinya. Masih banyak sunnah Rasulullah,yang harusnya kita sebagai orang muslim wajib mencari tahu karena seperti halnya kita ingin mendekatkan diri kepada orang yang kita saying yaitu dengan mengenali salah satunya mencari tahu kebiasaan-kebiasaan atau kesukaan yang disukai oleh orang yang kita ingin didekati. Mendekatkan diri kepada Rasulullah dengan mengenali sunnah-sunnahnya adalah suatu kebaikan yang akan mendekatkan diri kita kepada Rasulullah. Semoga kita semua termasuk dalam barisan orang mukmin yang  dekat dengan Rasulullah seperti dekatnya jari telunjuk dengan jari tengah.


AGENT OF CHANGE
RINDA AZIZAH A.P
PEND. MATEMATIKA

1C


Seperti yang kita lihat sekarang remaja saat ini bisa di katakan generasi X, yaitu generasi milenial. Generasi milenial berkisar dari tahun 1990 sampai dengan tahun 2000. Ya generasi mineal harus memiliki sikap kreatif, inovatif, dan aktif. Kenapa harus seperti itu? Ya karena telah terbukti dalam penelitian generasi milenial ini berbeda dengan generasi yang lainnya. Generasi milenial dikatakan lebih mendekat dengan teknologi. Seperti yang kita lihat anak zaman now yang tingkahnya bermacam ragam . Kehidupan generasi milenial ini seharusnya lebih indah dan menyenangkan,karena teknologi yang sudah canggih dan akses untuk apapun mudah. Seharusnya kita tak boleh kalah dengan generasi Negara tetangga karena generasi milenial ini sangat berwawasan tinggi dan intelek. Generasi ini adalah generasi perubah peradaban dunia yang berwawasan luas dan berpendidikan tinggi. Dalam generasi sekarang ini canggihnya teknologi bukan untuk membuat kita malas, bukan untuk membuat kita bergantung selalu padat teknologi. Ya kita boleh memanfaatkan teknologi tapi ingat ada hal yang harus dieksekusi
Berbicara tentang dunia informasi dan telekomunikasi yang canggih telah membawa perubahan yang sangat drastis kepada generasi muda kita. Perubahan ini mulai kita rasakan dari cara berkomunikasi, berbagai kemudahan akses terhadap informasi sampai cara kita berpikir dan respons kita terhadap permasalahan yang ada. Selama perubahan ini menguntungkan kita, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, justru perubahan ini terkadang membawa kita menjadi makhluk yang bodoh dan cenderung pemalas. Kita terlalu asyik menikmati semua hasil penemuan generasi sebelumnya, sehingga merasa cukup dan terbiasa. Di sinilah tantangan kita untuk bangkit dari lembah kehancuran ini.’Selanjutnya, ini menjadi hal yang sangat penting dan menarik untuk dibahas. Mulai dari mengapa hal ini dapat terjadi, bagaimana kondisi umat pada zaman keemasan Islam sedang berlangsung dan bagaimana nikmatnya hidup pada zaman sains dan teknologi Islam sedang berkembang dengan pesat sampai bagaimana kondisi umat di tengah zaman yang rentan ini.
Hilangnya konsep pemahaman nilai Islam menjadi salah satu inti permasalahan yang lambat laun akan membawa Islam ke gerbang kehancuran. Kelemahan pemahaman ini antara lain berkenaan dengan nas-nas ajaran Islam, Bahasa Arab dan ketidaksuaian praktik ajaran Islam dalam realitas kehidupan. Bentuk pelemahan ini juga diperparah dengan intensifnya serangan-serangan budaya dan peradaban barat yang bertentangan dengan budaya dan ajaran Islam, di tengah melemahnya budaya dan peradaban Islam itu sendiri.
Cara barat meyakinkan umat Islam dengan ideologi yang mereka bawa juga terkesan unik. Mereka menyampaikan bahwa peradaban dan budaya barat tidak bertentangan dengan budaya dan peradaban Islam itu sendiri. Mereka meyakinkan bahwa peradaban barat akan menyempurnakan peradaban Islam dan tidak akan menghapuskannya dari keberadaan masyarakat, hingga akhirnya pemahaman umat terhadap Islam makin melemah. Buktinya adalah umat mulai melegalkan hukum barat di negaranya, menakwilkan riba dan membuka bank-bank.
Adapun kelemahan dalam penerapan Islam, salahnya penerapan konsep keislaman pada aspek kehidupan. Diantaranya ialah, maraknya partai-partai politik yang menggunakan kekuatan militer sebagai basis kekuatan partai dan menjaga kekuasaan, bukan berorientasi pada dukungan umat..
Dua inti permasalahan inilah yang mengantarkan Islam pada gerbang kehancuran. Dimulai dari kurangnya pemahaman konsep keislaman pada umat, terlebih pada kaum pemudanya. Sekarang adalah zaman dimana tantangan umat Islam tehadap gempuran informasi dari Barat dan mudahnya bagi Barat menyusupkan ideologi-ideologi mereka yang bertentangan dengan Syariat Islam
Generasi milenial muslim ini harus menghadapi kenyataan bahwasanya budaya dan peradaban Barat tidak dapat dibendung lagi. Mereka harus memiliki benteng pertahanan yang lebih kuat ketimbang generasi pendahulu mereka. Mereka harus memutar otak mencari cara bertahan di tengah arus modernitas ini, bukan hanya mempertahankan nilai pemahaman dan konsep penerapan hukum Islam, namun mereka harus menyampaikannya dengan cara yang dapat diterima masyarakat modern, tidak melalui kekerasan dan menunjukkan kasih sayang Islam ke seluruh umat manusia.
Faktanya, masih banyak umat Muslim yang memiliki pengetahuan sangat lemah, bahkan kebanyakan dari mereka tidak tahu identitas agama mereka sendiri. Terkadang mereka malu untuk menunjukkan bahwa "AKULAH ISLAM". Mereka terlalu bangga untuk menggunakan identitas Barat yang modern.
Di sisi lain, kondisi generasi muslim muda di Indonesia jauh dari kata baik. Pasalnya, mereka terlalu banyak mengadopsi budaya dari luar. Mereka hanyut dalam arus globalisasi dan lupa dari mana mereka berasal. Mulai dari cara berpakaian, tingkah laku, sopan santun seakan hilang bertahap dari jiwa muda muslim di Indonesia. Perlahan mereka meninggalkan budaya berpakaian Islam yang sopan dan lebih senang menggunakan budaya berpakaian dari Barat yang terkesan terbuka. Mereka beranggapan bahwa berpakaian Islam itu ketinggalan zaman dan berpakaian mengadopsi Barat menunjukkan modernitas.
Generasi Millennial ini cenderung terlalu sering menatap gadget mereka. Keadaan ini di sebabkan karena mereka tidak mau ketinggalan dengan informasi yang ada di gadget mereka. Hal ini sebenarnya wajar, karena generasi ini hidup di lingkungan yang beda dari sebelumnya. Tetapi, hal ini tidak wajar jika sampai mempengaruhi kualitas Iman dari seorang Muslim.
Di dunia nyata, mestinya generasi ini tetap melakukan hubungan sosial dengan lingkungan sekitar mereka.  Tidak boleh gadget membuat muslim yang berkualitas menjadi anti-sosial, tidak memedulikan keadaan lingkungan sekitar mereka.
Dan, tugas seorang muslim di dunia digital adalah berdakwah. Ini lah pemanfaatan yang luar biasa dari teknologi dan ini membantu Islam secara umum. Pada dasarnya, sosial media sangat menarik bagi generasi muda ini dan menjadi wadah yang sangat bagus untuk menyebarkan informasi secara cepat ke siapa pun dan dimana pun.
Terkadang, memanfaatkan teknologi tidak hanya dibutuhkan penggunaan yang bijak, tetapi kita harus menjadi muslim yang cerdas dalam mengakses informasi yang luas di internet. Ini dikaitkan dengan kondisi Indonesia belakangan marak munculnya situs palsu atau sumber yang tidak dapat dipercaya sebagai sumber Ilmu Islam.

Minggu, 29 April 2018

Jalan Sehat dalam Rangka "DIESNATALIS" Prodi Matematika UMM ke 35


Assalamualaikum WR.WB...
Disini kami akan nge share pada saat diesnatalis Pendidikan Matematika.

Sabtu, 21 April 2018 Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matriks  berkerja sama dengan Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memperingati Diesnatalis Prodi Pendidikan Matematika UMM yang ke 35 tahun. Panitia mengonsep acara diesnatalis yang ke 35 dengan mengadakan jalan sehat berhadiah bagi warga prodi pendidikan matematika. Dengan tema  “Ayo Hidup Sehat dan Satukan Kekuatan untuk Kesuksesan Matematika”. 
Acara tersebut diawali dengan pembukan sambutan oleh ketua pelaksana diesnatalis yang ke 35, ketua umum HMJ Matriks dan dibuka secara resmi oleh kepala prodi pendidikan matematika UMM Dr. Moh. Mahfud Effendi, MM, secara simbolis dengan memukul gong, dan sekaligus pemberangkatan jalan sehat.
 Jalur jalan sehat dimulai dari Helipad UMM, keluar kampus melalui gate 1, belok kiri ke arah desa Tegalgondo, lalu masuk area kampus melalui jalur gate 4, melewati depan Dome UMM, belakang masjid, dan finis di Helipad UMM. Selepas jalan sehat dilanjutkan dengan senam bersama yang diikuti oleh seluru mahasiswa dan dosen prodi pendidikan matematika UMM. Acara dilanjutkan dengan hiburan-hiburan yang dipersembahakan dari kalangan warga matematiaka sendiri dan lomba Fasionshow dan merias wajah. Acara berlangsung mulai pukul 06.00 sampai 12.00 diakhiri dengan pembagian  puluhan Doorprice yang telah disediakan panitia, dan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba.














Jumat, 27 April 2018

"MMO se-Jawa Bali dan LKTI-N" 2018 yang diadakan secara Online


Assalamualaikum WR.WB .....

Telah lewat 1 bulan lebih agenda terbesar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matriks Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah terlaksana dengan sukses dan sangat baik. Matriks Mathematics Olympiad (MMO) atau olimpiade matematika tingkat SMP dan SMA sederajat untuk siswa se-Jawa dan Bali. Pada waktu yang bersamaan pula HMJ Matriks Mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTI-N)  yang diikuti oleh mahasiswa se-Nusantara. Kedua agenda tersebut sudah rutin diadakan oleh HMJ Matriks dari tahun ke tahun sebagi program kerja (proker) unggulan. 

Tema yang di usung oleh panitia MMO dan LKTI-N 2018 yaitu “Sinergi Budaya Matematika dalam Mengangkat Mutu dan Intergitas Kearifan Lokal Menuju Indonesia yang Mendunia”. Pendaftaran MMO dan LKTI-N dimulai sejak Tanggal 30 Desember 2017 melalui web resmi mmo-matriks dan email untuk LKTI-N. Pada pelaksanaan MMO tahun ini hadir dengan konsep baru yaitu olimpiade berbasis online dimana siswa bisa mengerjakan soal olimpiade dikota masing-masing beda dengan MMO sebelumnya yang masih diadakan secara offline untuk babak penyisihan. Final dan Semifinal MMO dan LKTI-N 2018 dilaksanakan di Aula BAU kampus III UMM  pada Minggu, 11 Maret 2018 dengan diawali sambutan dari ketuan pelaksana MMO dan LKTIN 2018, ketua umum HMJ Matris, dan selanjutnya dibuka secara resmi oleh perwakilan Kepala Program Studi Pendidikan Matematika UMM bapak Agung Dediliyawan M.Pd. Pembukaan berlangsung meriah dengan ditampilkanya tari tradisional khas Jawa Timuran. Acara diakhiri dengan penyerahan tropy, sertifikat dan uang pembinaan bagi siswa dan mahasiswa yang mendapatkan jauara satun dua dan tiga dan ditutup acara tersebut deng resmi oleh perwakilan dari Prodi Matematika UMM.

Berikut ini foto-foto MMO dan LKTI-N 2018








Kamis, 26 April 2018

"MATH CARES and SHARE WITH YATIM", bersama Anak Yatim Piatu di Desa Babatan


Assalamualaikum WR. WB. ....

          Disini kami ingin nge share kegiatan HMJ MATRIKS yaitu Matriks Berbagi.
Sehari setelah Diesnatalis ke 35 Program Studi Pendidikan Matematika tepatnya Minggu, 22 April 2018 Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)  Matriks mengadakan kegiatan Bakti Sosial untuk anak yatim piatu dan duafa yang merupakan agenda rutin tahunan HMJ Matriks. Tema yang diusung oleh panitia pada tahun ini adalah “Math Cares and Share With Yatim”. 
Acara ini juga didukung oleh seluruh mahasiswa matematika dan dosen yang telah mendonasikan riskinya kepada mereka yang membutuhkan yaitu secara rutin pada Jum’at awal bulan. Donasi yang telah dikumpulakan berupa uang tunai, pakain layak pakai, peralatan sekoah, perlengkapan rumah tangga seperti kasur,  dll. Kegiatan ini dilaksanakan di Panti Asuhan Yasibu yang terletak di Jalan Babatan III kelurahan Arjowinangun, Kota Malang yang dimulai pukul 09.00 samapi 12.00. Acara berlangsung sangat ceria dimana anak-anak diajak bermain sambil berlajar dan memberi sedikit pelajaran tambahan matematika  bagi anak yang akan mengikuti ujian nasional. Kegiatatan bakti sosial itu ditutup selepas sholat dhuhur bejamaah dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh ketua umum HMJ matriks dan foto bersama.





Selasa, 17 April 2018

Artikel Islami MATRIKS "Pandangan Islam Mengenai Globalisasi"


Assalamualaikum WR.WB...

Globalisasi adalah sebuah proses untuk menjadikan penduduk dunia dalam satu sistem budaya dan adat istiadat, baik dalam sistem politik, ekonomi, sosial, pendidikan, budaya, gaya hidup dsb. Dan itu didukung oleh media massa, khususnya elektronik, baik internet, telivisi, telepon maupun lainnya. Globalisasi dapat dikatakan baik atau buruk tergantung pada siapa yang memimpin.
Islam adalah agama global dan universal. Tujuannya adalah menghadirkan risalah  peradaban islam yang sempurna dan menyeluruh, baik secara spirit, akhlak maupun materi. Di dalamnya, ada aspek duniawi dan ukhrowi yang saling melengkapi. Semenjak abad VII H., nabi Muhamad SAW. sudah menerapkan konsep globalisasi dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya ketika beliau mengirim utusannya membawa surat-surat beliau kepada para raja dan para pemimpin di  berbagai negara tetangga.
Globalisasi islam adalah proses mengglobalkan nilai-nilai universalitas, seperti toleransi, kebersamaan, keadilan, kesatuan, musyawarah dan lain-lain.
Apabila kita mengkaji secara mendalam tentang globalisasi, akan ditemui beberapa fakta  penting, yaitu :
1.    Globalisasi hanya baru dari sudut istilah, tidak dari sudut maksudnya. Ini kerana pertukaran, pemindahan dan perkongsian dalam berbagai tempat sudah berlaku di antara manusia. Bahkan antara tujuan Allah SWT menciptakan manusia adalah untuk mereka saling “berglobalisasi” seperti firman-Nya:
                             

Artinya: Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan  perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan bersuku puak, supaya kamu berkenal-kenalan (dan beramah mesra antara satu dengan yang lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang yang lebih taqwanya di antara kamu, (bukan yang lebih keturunan atau bangsanya). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Mendalam  PengetahuanNya (akan keadaan dan amalan kamu).
2.    Globalisasi tidak seluruhnya membawa manfaat dan tidak seluruhnya membawa mudarat. Ia bercampur aduk antara manfaat dan mudarat, antara positif dan negatif. Globalisasi  pasar-pasar yang besar misalnya, membawa manfaat peluang pekerjaan, peningkatan ekonomi negara dan kemudahan kepada pelanggan. Akan tetapi ia juga membawa mudarat seperti  penindasan kepada pedagang kecil yang kecil dan pmbuangan uang bagi pelanggan yang tidak  berhemat dalam membeli barang.
3.    Sekali pun globalisasi pada mulanya bermaksud pertukaran, pemindahan dan kerjasama antara negara, kenyataannya menunjukkan bahwa ia tidak berwujud dalam bentuk dua hal yang adil. Sebaliknya, ada negara yang bersifat “mengglobalisasi” dan ada negara yang  bersifat “diglobalisasi”. Maksud dari “mengglobalisasi” adalah negara yang menyebarkan ilmu,  pemikiran, ekonomi, kebudayaan dan agama mereka kepada negara lain. dan “diglobalisasi”, adalah negara yang bersifat hanya menerima ilmu, pemikiran, ekonomi, kebudayaan dan agama dari negara yang “mengglobalisasi” tanpa menilai sama membawa manfaat atau mudarat.

     Jadi kita sebagai umat Islam harus membangun ukhuwah Islamiyah dan lebih mengedepankannya daripada ukhuwah atas dasar basyariyah, wathaniyah dan lainnya. Karena itulah  persaudaraan yang sesungguhnya. Innamal mukminun ikhwah, dan harus memperkuat jalinan ikatan dan networking ekonomi, politik,  pendidikan dsb untuk membangun kekuatan global umat Islam. Sehingga kelak bisa memimpin globalisasi.

Selasa, 13 Maret 2018

Artikel Islami MATRIKS "BERPEGANG TEGUH DALAM BERISTIQOMAH"


Istiqomah itu berat kalau ringan itu namanya istirahat, benar tidak sih pepatah seperti itu? Apa kalian sudah merasakan ingin istiqomah tetapi gagal terus? Sering kita mendengar kata istiqomah diucapkan oleh seorang muslim tapi terkadang istiqomah memang mudah diucapkan tetapi pada prakteknya istiqomah dalam beribadah adalah sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Hal ini terkait dengan manusia yang dalam keimanan dan ketaqwaannya sering mengalami pasang surut dan akibat banyaknya godaan yang muncul dalam kehidupannya. Terlepas dari bentuk-bentuk ibadah tersebut umat islam senantiasa diperintahkan untuk tetap beribadah dengan istiqomah dan ikhlas hanya mengharapkan ridha Allah SWT saja. Lalu apakah pengertian istiqomah dalam beribadah yang sesungguhnya dan bagaimana cara agar istiqomah dalam beribadah?
Secara bahasa istiqomah artinya lurus dan secara istilah adalah suatu perbuatan dan sifat yang senantiasa mengikuti jalan yang lurus yakni jalan yang diridhai Allah SWT. Istiqomah dalam beribadah dapat diartikan sebagai suatu sikap untuk senantiasa menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT sebagai suatu ibadah. Perintah untuk beristiqomah tatkala beribadah sejalan dengan perintah untuk selalu berada di jalan yang lurus.
Kenapa Aku Susah untuk Istiqamah ?
Menengok sejarah hitam Iblis, tatkala ia diusir dari surga dalam keadaan hina dina, maka ia berkata sebagaimana diceritakan oleh Allah dalam Al-Qur’an :




قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ ﴿١٦﴾
ثُمَّ لآَتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ ۖ وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ ﴿١٧﴾



“Iblis berkata: ‘Karena Engkau (wahai Allah) telah menghukumku tersesat, aku benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka (yaitu anak cucu adam) dari jalan-Mu yang lurus. Kemudian aku akan mendatangi mereka dari depan dan belakang mereka, dari kanan dan kiri mereka dan Engkau tidak akan mendapatkan kebanyakan mereka sebagai orang-orang yang bersyukur’” (Al-A’raf: 16-17)
Dari ayat yang mulia ini, dapat kita ketahui bahwa Iblis dan bala tentaranya akan senantiasa berusaha dengan segenap tenaganya untuk menghalangi manusia dari jalan Allah yang lurus serta menghiasi kemaksiatan hingga tampak indah di mata manusia. Karena tekat dan usaha Iblis inilah, sangat banyak manusia yang merasakan dirinya susah dan berat untuk istiqamah di jalan Allah.
Senantiasa istiqomah dalam beribadah memang tidak semudah yang dibayangkan tapi seorang muslim yang baik adalah mereka yang selalu berusaha untuk istiqomah dan berada dalam jalan yang benar. Meskipun dalam ibadahnya terkadang seorang islam mengalami rasa malas atau gangguan lainnya setidaknya ada beberapa cara yang bisa membantu seorang muslim untuk tetap istiqomah. Biar pelan yang penting konstan. Biar sedikit, yang penting rutin. Kalau mulai lelah, ingatlah Allah. Ingat bagaimana awal mula ingin hijrah dulu.
Akan tetapi bagaimana pun juga seorang hamba tidak mungkin untuk senantiasa terus dan sempurna dalam istiqomahnya. Terkadang seorang hamba luput dan lalai yang menyebabkan nilai istiqomah seorang hamba menjadi berkurang. Oleh karena itu, Allah memberikan jalan keluar untuk memperbaiki kekurangan tersebut yaitu dengan beristigfar dan memohon ampun kepada Allah ta’ala dari dosa dan kesalahan. Allah ta’ala berfirman yang artinya, Maka beristiqomahlah (tetaplah) pada jalan yang lurus menuju kepada Allah dan mohonlah ampun kepada-Nya.



Rabu, 14 Februari 2018

Artikel Islami MATRIKS "Pertebal Imanmu dengan Ber-Akhlak"


Akhlak merupakan manifestasi iman, Islam dan Ikhsan sebagai refleksi sifat dan jiwa yang secara spontan dan terpola pada diri seseorang sehingga melahirkan perilaku yang konsisten dan tidak tergantung pada pertimbangan berdasarkan keinginan tertentu. Semakin kuat keimanan seseorang, semakin taat beribadah maka akan semakin baik pula akhlaknya.
Oleh karena itu muslim yang baik akan menjaga segala yang memiliki akidah yang benar, ia akan mampu mengimplementasikan tauhid itu dalam bentuk akhlak yang mulia (akhlakul karimah). Allah berfirman dalam surat Al-An’am (06) : 82 :

Artinya : Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka Itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
Dalam Islam, akhlak menjadi salah satu inti ajaran. Fenomena ini telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an surat al–Qalam (4) :

Artinya : “Dan Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.”
Dalam Al Qur’an dan hadis banyak dijelaskan bagaimana perilaku (akhlak) yang sesuai dengan aturan Islam. Seperti misalnya di dalam Al Qur’an surat Asy-Syams (91) : 7-10 yang berbunyi :

Artinya : “Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.”
Ayat di atas menjelaskan bahwa barang siapa ingin mencapai kebahagiaan hidup, hendaknya dia mensucikan jiwanya dari sifat sifat tercela dan berusaha memiliki ketakwaan yang tinggi. Artinya, dia harus selalu berusaha meningkatkan ketakwaan dengan cara yang benar.
Al Qur’an surat at-Taubah (09) : 119 mengajarkan kepada manusia untuk bertakwa dan jujur dalam setiap perbuatan.

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.”
Jujur hendaknya tidak hanya kepada orang lain, tetapi juga terhadap diri sendiri. Salah satu perilaku jujur misalnya saat menjalani ujian semester. Sebagai seorang muslim, hendaklah mahasiswa tidak tergoda untuk berlaku curang dengan cara menyontek atau menekan dosen yang mengajar untuk memberi nilai yang diinginkannya, padahal tidak sesuai dengan kemampuan dirinya.
Ayat lain di dalam Al Qur’an mengajarkan kepada manusia untuk menahan hawa nafsunya, sebagaimana terdapat dalam surat an-Naazi’at (79) : 40-41 yang berbunyi :

Artinya : “Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, Maka Sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya).”
Dalam Al Qur’an surat Ali Imron (3) : 200, Allah swt berfirman

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.”
Dari Ayat di atas mengajarkan kepada manusia untuk tetap tabah dan sabar dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan yang menimpa dirinya dalam kehidupannya.
So, mulailah dari sekarang untuk berperilaku yang baik untuk orang lain maupun untuk dirimu sendiri. Ayo kita wujudkan generasi muda yang berakhlak baik.

Kamis, 08 Februari 2018

Matriks Mathematics Olympiad (MMO) 2018


Assalamualaikum Wr. Wb.

Hello there, Pulau Jawa & Bali🙌
We're comeback with a New Concept👋

HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN "MATRIKS" PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

🎉PROUDLY PRESENT🎉
📖MATRIKS MATHEMATICS OLYMPIAD (MMO) 2018📖

Olimpiade Matematika SMP/Sederajat dan SMA/Sederajat se-Jawa dan Bali yang diselenggarakan oleh HMJ MATRIKS UMM yaitu MMO hadir kembali dengan Konsep Baru dan Tema "Sinergi Budaya Matematika dalam Mengangkat Mutu dan Integritas Kearifan Lokal Menuju Indonesia yang Mendunia".

MMO 2018 akan serentak diadakan se-Jawa & Bali

GOOD NEWS: MMO tahun ini akan diadakan secara ONLINE👏

Prepare yourself Putra Putri Kebanggaan Bangsa. Buktikan kalian adalah salah satu anak Bangsa yang jago dan berkualitas dalam Bidang Akademik.
Come On Join Us with rules and Save the Date:
📣Pendaftaran Online tgl 30 Desember 2017-23 Februari 2018 (di laman www.mmo-matriks.com)
📣Babak penyisihan tgl 25 Februari 2018 (ONLINE di laman www.mmo-matriks.com)
📣Pengumuman Semifinalis tgl 06 Maret 2018 (di laman mmo.umm.ac.id)
📣Semifinal dan Final tgl 11 Maret 2018 (Aula BAU UMM Kampus III)

SMP: Rp 60.000,00
SMA: Rp 65.000,00

📍Pembayaran via Bank BRI No. Rek: 1247-01-007429-50-5 a.n. Fitrotun Nisak Nur. B.F.
📍Pembayaran via Bank Mandiri No. Rek: 144-00-1688211-7 a.n. Helena Kartikasari K.

CP Konfirmasi Pembayaran 📱:
Helena (0856 0636 5827)

More Info:
Rizky Yahya (0838 3452 2172)
Fanpage: Matriks Mathematics Olympiad
Twitter: @mmomatriks
IG: @matriks.math.olympiad
E-mail: mmo.matriks.umm@gmail.com
Website: mmo.umm.ac.id

So, what are U waiting for? Daftarkan dirimu segera guys.
Sampai ketemu di babak final MMO 2018 di Universitas Muhammadiyah Malang😊

#matriksmatholympiad #MMO2018 #MMO2018online #hitsMMO #MatriksJaya #HMJMATRIKSUMM #MATHUMM #FKIPUMM #UMM


Lomba Karya Tulis Imiah Tingkat Mahasiswa Nasional (LKTIN) MATRIKS 2018


Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Matematika
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang

🎉 PROUDLY PRESENTS 🎉

📣 Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Mahasiswa Nasional ke-II 📣

TEMA :
"Sinergi Budaya Matematika Dalam Mengangkat Mutu dan Integritas Kearifan Lokal Menuju Indonesia yang Mendunia"

Subtema :
1. Pendidikan
2. Sosial Budaya
3. Ekonomi
4. Lingkungan
5. Teknologi

GOOD NEWS untuk kalian Mahasiswa/i Kebanggaan Bangsa TIMELINE Pengumpulan Abstrak diperpanjang👋👋👋

TIMELINE TERBARU
🔹Pendaftaran dan Pengumpulan Abstrak DIPERPANJANG hingga : 10 Februari 2018
🔹Pengumuman Lolos Abstract : 11 Februari 2018
🔹Penerimaan Full Paper dan Biaya Pembayaran :
     Gelombang 1 : 12 - 15 Februari 2018 (100k)
     Gelombang 2 : 16- 21 Februari 2018 (150k)
     Gelombang 3 : 22 Februari 2018 - 01 Maret 2018 (200k)
🔹Pengumuman Semifinalis : 6 Maret 2018
🔹Semifinal & Final : 11 Maret 2018 (Aula BAU)

💰HADIAH
📍 Juara I : Uang Pembinaan + Trophy+ Sertifikat
📍Juara II  : Uang Pembinaan + Trophy+ Sertifikat
📍 Juara III : Uang Pembinaan + Trophy+ Sertifikat
📍 Harapan I : Uang Pembinaan
📍 Harapan II : Uang Pembinaan

🎉 GRAND PRIZE 🎉
Juara I, II dan III FREE Publikasi Artikel Ilmiah pada The Second International Conference of Mathematics Education 2018 di UMM

🔊FREE Registration For ABSTRACT!🔊

🔹Formulir pendaftaran & panduan abstrak LKTI-N  dapat diunduh melalui link :

http://gg.gg/lktin-matriksumm (NEWEST Panduan is available)

🔹Pembayaran Full Paper melalui Bank BRI 1247-01-007429-50-5 a.n Fitrotun Nisak Nur B.F.

📲Contact Person
Rizky Yahya      : 083834522172/WA
Risaldi               : 085828313962/WA


-----------------------------------------
Instagram: @lktin.matriks.umm
Line Official: @hju8339y
Website: hmjmatriksumm@blogspot.com
E-mail: lktinmatriksumm@gmail.com

#KaryaTulisNasionalKe-2
#KompetisiMenulis
#EventMenulis #InformasiLomba #InfoLomba #LombaKTIMatriksUMM
#LombaKaryaTulisNasionalMATRIKSUMM
#LombaMenulis2018
#LombaNasional